أنَّ النَّبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم كانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ، ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ؛ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
“ Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bila hendak beranjak ke tempat tidurnya pada setiap malam, beliau menyatukan kedua telapak tangannya, lalu meniupnya dan membacakan, “qulhuwallahu ahad” dan “qul audzu birabbil falaq” serta “qul audzu birabbin nas” Setelah itu, beliau mengusapkan dengan kedua tangannya pada anggota tubuhnya yang terjangkau olehnya. Beliau memulainya dari kepala, wajah, dan pada anggota yang dapat dijangkaunya. Hal itu beliau ulangi sebanyak tiga kali.”
(HR. Bukhari no. 5017 dan Tirmidzi no. 3402)
terdapat urutan praktis yang dilakukan Nabi sebelum tidur:
-
Menyatukan Kedua Telapak Tangan (beliau menyatukan kedua telapak tangannya): Beliau merapatkan kedua telapak tangan di depan wajah atau dada, memosisikannya seperti orang yang sedang berdoa.
-
Meniup Telapak Tangan (lalu meniupnya): Dalam istilah bahasa Arab, tiupan ini disebut naftsh, yaitu tiupan ringan yang sangat halus (terkadang disertai sedikit percikan air ludah yang sangat tipis/tidak terlihat, bukan meludah). Tiupan ini berfungsi sebagai media penyalur keberkahan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca ke telapak tangan.
-
Membaca Tiga Surah Perlindungan (Al-Mu’awwidzat): Beliau membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Ketiga surah ini adalah benteng utama seorang muslim dari segala bentuk keburukan.
-
Mengusap Seluruh Tubuh (beliau mengucapkandengan kedua tangannya pada anggota tubuhnya): Telapak tangan yang sudah ditiup dan dibacakan surah tersebut kemudian diusapkan ke badan. Rasulullah mencontohkan urutan prioritasnya: Kepala, wajah, bagian tubuh depan, baru kemudian bagian tubuh lainnya yang terjangkau.
-
Diulang Tiga Kali: Proses dari meniup, membaca, hingga mengusap ini dilakukan sebanyak tiga kali berturut-turut.