عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، قِيلَ لَهَا: ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ
Terjemahan:”Apabila seorang wanita telah menunaikan shalat lima waktunya, berpuasa di bulannya (Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari zina), dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya: ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki.'”
Sumber:HR. Ahmad no. 1661 (1:191) dan Ibnu Hibban no. 4163 (9:471). Syaikh Syu’aib Al-Arnauth menyatakan hadis ini *shahih*.
Faedah:Menunjukkan bahwa jalan menuju surga bagi seorang muslimah cukup mudah dan jelas: menjaga shalat, puasa, kehormatan diri, dan ketaatan yang benar kepada suami (dalam batas-batas syariat).