Lebih dari 70% permukaan bumi ini ditutup oleh air laut, sehingga laut mempunyai peranan vital dalam proses keseimbangan alam. Itulah sebabnya langit berwarna biru, karena pengaruh dari laut. Air hujan sumbernya dari hasil penguapan air laut .Penyebaran air tersebut dilakukan oleh angin yang sangat sesuai dengan kebutuhan. Dalam al-Qur’an, kataالبحر dan seakarnya disebut sebanyak 41 kali dalam bentuk tunggal sebanyak 33 kali, dalam bentuk tathniyah lima kali yaitu: QS.Fatir ayat 12, QS. al-Kahfi ayat 60, QS. al-Furqan ayat 53, QS. al-Naml ayat 61, QS. al-Rahman ayat 19. Pada ayat tersebut menggunakan bentuk tathniyah karena mengandung arti dua lautan yang memiliki karakter berbeda dari rasa dan kandungannya serta tidak menyatu walaupun dalam satu tempat. Hal ini juga yang menjadikan Costeau, seorang ilmuwan Jepang menjadi muslim ketika melihat fenomena pertemuan dua air laut yang berbeda karakter. Ia menyaksikan sendiri tempat bertemunya dua air yang berbeda rasa tersebut ketika melakukan eksplorasinya di dasar laut. Satu sisi rasanya asin dan sisi lain terasa tawar dan segar. Peristiwa ini sudah diungkap al-Qur’an pada surat Fatir ayat 12 :
وَمَا يَسْتَوِى الْبَحْرٰنِۖ هٰذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ سَاۤىِٕغٌ شَرَابُهٗ وَهٰذَا مِلْحٌ اُجَاجٌۗ وَمِنْ كُلٍّ تَأْكُلُوْنَ لَحْمًا طَرِيًّا وَّتَسْتَخْرِجُوْنَ حِلْيَةً تَلْبَسُوْنَهَا ۚوَتَرَى الْفُلْكَ فِيْهِ مَوَاخِرَ لِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Tidak sama (antara) dua laut: yang ini tawar, segar, dan mudah diminum serta yang lain sangat asin. Dari masing-masing itu kamu dapat memakan daging yang segar dan dapat mengeluarkan perhiasan yang kamu pakai. Di sana kamu melihat bahtera (berlayar) membelah (lautan) agar kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya dan agar kamu bersyukur. Kata البحر dalam bentuk plural tiga kali yaitu: QS. al-Takwir ayat 6, QS. al-Infitar ayat 3, Luqman ayat 27. Pada ayat ini, al-Qur’an menyebutnya dengan plural karena ketiga ayat tersebut, menjelaskan air laut secara keseluruhan ketika hari kiamat tiba, laut dijadikan Allah meluap (QS. al-Infitar ayat 3) dan dijadikan panas (QS. al-Fatir ayat 6), dan satu lagi menceritakan tujuh laut Allah yang diumpamakan seperti tinta untuk menulis ilmu dan hikmah Allah (QS. Luqman ayat 27). Dari segi ma’rifat dan nakirahnya, kata البحر disebutkan 39 kali dalam bentuk ma’rifat dan 2 kali dalam bentuk nakirah. Penyebutan البحر banyak menggunakan bentuk ma’rifat karena kata laut di muka bumi hanya menunjukkan arti yang sama yaitu lautan yang menghampar di seluruh muka bumi. Berikut ini ayat-ayat yang menyebut kataالبحر dalam bentuk mufrad dalam al-Qur’an:
- QS. al-Baqarah ayat 50, dan 164.
- QS.al-Maidah ayat 96.
- QS.al-An’am ayat 59, 63, dan 97.
- QS. al-A’raf ayat 138, dan 163.
- QS.Yunus ayat 22, dan 90.
- QS. Ibrahim ayat 32.
- QS. al-Nahl ayat 14.
- QS. al-Isra’ ayat 66, 67, dan 70.
- QS. al-Kahfi ayat 61, 63, 79, 109, dan 109.
- QS. Taha ayat 77.
- QS. al-Hajj ayat 65.
- QS. al-Nur ayat 40.
- QS. al-Shu’ara’ ayat 63.
- QS. al-Naml ayat 63.
- QS. al-Rum ayat 41.
- QS. Luqman ayat 27, dan 31.
- QS. al-Shura ayat 32.
- QS. al-Dukhan ayat 24.
- QS. al-Jathiyah ayat 12.
- QS. al-Tur ayat 6.
- QS. al-Rahman ayat 24.