Amalan di Bulan Muharram


Amalan utama di bulan Muharram, yang merupakan salah satu bulan mulia (asyhurul hurum), difokuskan pada peningkatan ibadah sunah dan sedekah, terutama puasa Tasu’a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram) yang menghapus dosa setahun lalu. Dianjurkan juga memperbanyak zikir, doa, menyantuni anak yatim, bersedekah, dan memperluas nafkah keluarga.
Berikut adalah rincian amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram:
Puasa Sunah: Puasa pada tanggal 9 (Tasu’a), 10 (Asyura), atau memperbanyak puasa sepanjang bulan Muharram karena merupakan bulan Allah.
Sedekah dan Menyantuni Anak Yatim: Memberi kelapangan rezeki bagi keluarga dan bersedekah, terutama pada hari Asyura, diyakini mendatangkan berkah setahun penuh.
Meningkatkan Ibadah: Memperbanyak shalat sunah (termasuk shalat tasbih), membaca Al-Qur’an, dan berzikir.
Amalan Khusus 10 Muharram: Menjenguk orang sakit, ziarah ke orang alim, memakai celak mata, memotong kuku, dan mandi sunah.
Memperbanyak Doa: Memohon ampunan (istighfar) dan berdoa untuk kebaikan selama satu tahun ke depan.
Mengingat Muharram adalah salah satu dari Asyhurul Hurum (bulan yang disucikan), sangat dianjurkan untuk menghindari perbuatan maksiat dan menzalimi diri sendiri.