Amalan di bulan Rajab yaitu
- Berpuasa sunnah hari 1-10 dan di tanggal 27 Rajab yang bertepatan dengan Isra’ Mi’raj
- Membaca tasbih setiap 10 hari pertama sampai ketiga itu berbeda
- Banyak membaca istighfar dan sayyidul istighfar
- membaca kalimat “Ahmada Rosulullah Muhammadur Rosulullah” sebanyak 35 kali dibaca saat hari jum’at terakhir dibulan rajab diantara 2 khutbah
Amalan Spesifik Bulan Rajab:
Doa Menyambut Rajab: Mengamalkan doa khusus saat memasuki bulan Rajab, termasuk doa istighfar seperti “Allaahumma anta rabbi…”.
Shalat Malam Pertama Rajab: Menghidupkan malam 1 Rajab dengan shalat sunnah, bisa 10 rakaat (5 salam) atau 12 rakaat (6 salam) dengan bacaan khusus, lalu diikuti tasbih, tahmid, takbir, istighfar, dan shalawat.
Puasa Ayyamul Bidh: Puasa sunnah di pertengahan bulan (13, 14, 15 Rajab).
Amalan Umum yang Ditingkatkan:
Istighfar: Memperbanyak memohon ampunan seperti “Astaghfirullah wa atubu ilaih” atau doa istighfar lainnya.
Zikir: Mengingat Allah dengan kalimat-kalimat tayyibah (tasbih, tahmid, takbir, tahlil).
Shalat Sunnah: Meningkatkan ibadah shalat malam (Tahajud, Witir) dan shalat Dhuha.
Membaca Al-Qur’an: Memperbanyak tilawah, tadabbur (merenung), dan mengamalkan Al-Qur’an.
Sedekah: Bersedekah kepada fakir miskin, anak yatim, dan membantu sesama karena pahalanya dilipatgandakan.
Shalawat: Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Berbuat Baik & Silaturahmi: Memperbaiki hubungan dengan sesama dan memperbanyak kebaikan.
Catatan Penting:
Fokus pada amalan yang ada tuntunannya dari Nabi Muhammad SAW.
Hindari amalan yang tidak memiliki dasar kuat (bid’ah), seperti shalat Raghaib dengan niat khusus jika tidak ada dasar yang sahih.