Memberi Makan Orang Berbuka (Iftar)


Memberi Makan Orang Berbuka (Iftar): QS. Al-Insan: 8-9 (Memberi makan karena cinta Allah). 

وَيُطْعِمُوْنَ الطَّعَامَ عَلٰى حُبِّهٖ مِسْكِيْنًا وَّيَتِيْمًا وَّاَسِيْرًا ۝

Mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan tawanan.

اِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللّٰهِ لَا نُرِيْدُ مِنْكُمْ جَزَاۤءً وَّلَا شُكُوْرًا ۝

 (Mereka berkata,) “Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanya demi rida Allah. Kami tidak mengharap balasan dan terima kasih darimu.

﴿وَیُطۡعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسۡكِینࣰا وَیَتِیمࣰا وَأَسِیرًا﴾ [الإنسان ٨]

﴿ويطعمون الطعام على حبه﴾ أي الطعام وشهوتهم له ﴿مسكينا﴾ فقيرا ﴿ويتيما﴾ لا أب له ﴿وأسيرا﴾ يعني المحبوس بحق

تفسير الجلالين — المحلّي والسيوطي (٨٦٤، ٩١١ هـ))

Dan mereka memberi makan makanan yang mereka cintai kepada orang miskin, anak yatim, dan tawanan﴾ [Al-Insan 8]

﴿Dan mereka memberi makan makanan yang mereka cintai﴾ yaitu makanan yang mereka inginkan ﴿kepada orang miskin﴾ orang yang tidak mampu ﴿dan anak yatim﴾ yang tidak memiliki ayah ﴿serta tawanan﴾ yang berarti yang dipenjara dengan benar

Tafsir Jalalain — Al-Mahalli dan As-Suyuthi (864, 911 H)