Memperbanyak Dzikir: QS. Al-Ahzab: 41-42.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ
Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya
وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا
bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.
﴿یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱذۡكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكۡرࣰا كَثِیرࣰا (٤١) وَسَبِّحُوهُ بُكۡرَةࣰ وَأَصِیلًا (٤٢)﴾ [الأحزاب ٤١-٤٢]
﴿يا أيُّها الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا﴾ يَغْلِبُ الأوْقاتَ ويَعُمُّ الأنْواعَ بِما هو أهْلُهُ مِنَ التَّقْدِيسِ والتَّحْمِيدِ والتَّهْلِيلِ والتَّمْجِيدِ.﴿وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وأصِيلا﴾ أوَّلَ النَّهارِ وآخِرَهُ خُصُوصًا، وتَخْصِيصُهُما بِالذِّكْرِ لِلدَّلالَةِ عَلى فَضْلِهِما عَلى سائِرِ الأوْقاتِ لِكَوْنِهِما مَشْهُودَيْنِ كَأفْرادِ التَّسْبِيحِ مِن جُمْلَةِ الأذْكارِ لِأنَّهُ العُمْدَةُ فِيها. وقِيلَ الفِعْلانِ مُوَجَّهانِ إلَيْهِما. وقِيلَ المُرادُ بِالتَّسْبِيحِ الصَّلاةُ.
(تفسير البيضاوي — البيضاوي (٦٨٥ هـ))
Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan ingatan yang banyak﴾ yang meliputi waktu-waktu dan mencakup berbagai jenis dengan apa yang layak untuknya dari penyucian, pujian, pengesaan, dan kemuliaan.﴿ وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وأصِيلا﴾ pagi dan sore hari secara khusus, dan mengkhususkan keduanya dengan dzikir menunjukkan keutamaan keduanya dibandingkan waktu-waktu lainnya karena keduanya adalah waktu-waktu yang disaksikan seperti individu-individu tasbih dari seluruh dzikir karena itu adalah pokok dalam dzikir. Dan dikatakan bahwa kedua waktu tersebut ditujukan kepada keduanya. Dan dikatakan bahwa yang dimaksud dengan tasbih adalah shalat.
Tafsir al-Baydawi — al-Baydawi (685 H)