Menghindari Makanan Haram


Menghindari Makanan Haram: QS. Al-Baqarah: 168.

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًاۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ ۝

Wahai manusia, makanlah sebagian (makanan) di bumi yang halal lagi baik dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia bagimu merupakan musuh yang nyata.

﴿یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِی ٱلۡأَرۡضِ حَلَـٰلࣰا طَیِّبࣰا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَ ٰ⁠تِ ٱلشَّیۡطَـٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوࣱّ مُّبِینٌ﴾ [البقرة ١٦٨]

ونَزَلَ فِيمَن حَرَّمَ السَّوائِب ونَحْوها ﴿يا أيّها النّاس كُلُوا مِمّا فِي الأَرْض حَلالًا﴾ حال ﴿طَيِّبًا﴾ صِفَة مُؤَكِّدَة أيْ مُسْتَلَذًّا ﴿ولا تَتَّبِعُوا خُطُوات﴾ طُرُق ﴿الشَّيْطان﴾ أيْ تَزْيِينه ﴿إنّهُ لَكُمْ عَدُوّ مُبِين﴾ بَيِّن العَداوَة

(تفسير الجلالين — المحلّي والسيوطي (٨٦٤، ٩١١ هـ))

Dan diturunkan kepada orang-orang yang mengharamkan al-sawaa’ib dan sejenisnya, “Wahai manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal dan baik.” Halal dan baik adalah sifat yang menegaskan, yaitu yang menyenangkan. “Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan,” yaitu cara-cara yang dibelanya. “Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu,” yaitu musuh yang nyata.

Tafsir Jalalain — Al-Mahalli dan As-Suyuthi (864, 911 H)