وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ
Artinya:
“Dan demi Tuhanmu, bersabarlah.”
Tafsir tahlīlī:
Ayat ini merupakan salah satu perintah awal kepada Nabi Muhammad ﷺ setelah menerima wahyu pertama. Allah menegaskan bahwa seluruh kesabaran harus diniatkan hanya karena-Nya, bukan demi manusia atau dunia. Tafsir al-Baghawi menafsirkan, “sabarlah atas perintah Allah dan cobaan dalam berdakwah, karena itu bagian dari ibadah kepada-Nya.”
Contoh:
Pemimpin yang tetap jujur meski difitnah, dan tidak membalas karena ia tahu Allah melihat, berarti ia bersabar lillāh (karena Allah).
Hikmah:
Sabar hanya karena Allah, bukan karena manusia. Kesabaran yang diniatkan kepada Allah tak akan sia-sia.