Al-Baqarah [2]:153


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu; sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Tafsir tahlīlī:
Allah menegaskan bahwa kesabaran bukan sekadar menunggu, tapi sikap aktif menahan diri dari hal yang salah, sambil terus berbuat baik. Orang sabar tidak berjalan sendirian — Allah menyertainya. Contohnya, ketika seseorang sedang dirugikan dalam pekerjaan, sabar berarti tidak membalas dengan kejahatan atau curang, tetapi memilih jalan kebenaran. Dalam jangka panjang, justru Allah yang akan membela orang tersebut.

Hikmah: Kesabaran bukan tanda kelemahan, tapi bukti keimanan — karena Allah bersama orang sabar.