وَاصْبِرْ وَمَا صَبْرُكَ إِلَّا بِاللَّهِ
“Bersabarlah, dan kesabaranmu hanyalah dengan (pertolongan) Allah.”
Tafsir tahlīlī:
Sabar bukan kekuatan mental semata, tapi karunia spiritual dari Allah.
Manusia tidak akan kuat menahan ujian tanpa pertolongan-Nya. Karena itu, doa adalah bagian dari sabar.
Contoh: seseorang yang diuji kehilangan orang terdekatnya akan merasa lebih kuat setelah berdoa dan berserah diri.
Hikmah:
Sabar sejati lahir dari tawakal. Ketika hati bergantung pada Allah, kesabaran menjadi ringan dan tenang.