وَأَن تَصْبِرُوا خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Dan jika kamu bersabar, maka itu lebih baik bagimu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Tafsir tahlīlī:
Kesabaran sering kali tampak berat karena manusia cenderung ingin cepat menyelesaikan masalah. Namun Allah menegaskan: sabar itu selalu lebih baik, bahkan ketika jalan cepat tampak menggoda.
Contoh: dalam konflik keluarga, lebih baik menahan diri dan berbicara dengan bijak daripada langsung emosi. Kadang diam satu jam bisa menyelamatkan hubungan bertahun-tahun.
Hikmah:
Sabar adalah rem jiwa. Ia menahan kita dari keputusan tergesa-gesa yang bisa menghancurkan kebaikan.