فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا
Artinya: “Maka bersabarlah terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenamnya.
Tafsir tahlīlī:
Ayat ini diturunkan sebagai penghiburan bagi Nabi Muhammad ﷺ yang sering dicemooh oleh kaumnya. Allah memerintahkan agar beliau tidak menanggapi hinaan dengan emosi, melainkan dengan zikir. Dalam tafsir Ibn Katsir, disebutkan bahwa sabar terhadap ucapan buruk adalah ciri kekuatan spiritual.
Contoh: Ketika difitnah atau dikritik di media sosial, seorang Muslim tidak membalas dengan kata kasar, tapi menanggapinya dengan doa dan introspeksi.
Hikmah: Jangan mudah tersulut ucapan orang lain.