Prinsip keseimbangan (mizan) dalam kehidupan


Ar-Rahman {55} : 7–8

وَالسَّمَاۤءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيْزَانَۙ

“Langit telah Dia tinggikan dan Dia telah menciptakan timbangan (keadilan dan keseimbangan)”

اَلَّا تَطْغَوْا فِى الْمِيْزَانِ

agar kamu tidak melampaui batas dalam timbangan itu.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini berada dalam rangkaian ayat yang menjelaskan nikmat-nikmat Allah yang bersifat kosmik, mulai dari penciptaan langit, bumi, hingga sistem kehidupan manusia. Ayat 7–8 menempati posisi penting karena menjelaskan prinsip universal yang mengatur seluruh alam, yaitu mīzān (keseimbangan).

Ibnu Katsir menegaskan bahwa ayat ini tidak hanya berbicara tentang timbangan dalam arti sempit, tetapi tentang hukum keseimbangan yang Allah tetapkan dalam seluruh ciptaan-Nya.