QS. Al-Baqarah [2]: 160
اِلَّا الَّذِيْنَ تَابُوْا وَاَصْلَحُوْا وَبَيَّنُوْا فَاُولٰۤىِٕكَ اَتُوْبُ عَلَيْهِمْۚ وَاَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Terjemah:
kecuali orang-orang yang telah bertaubat, mengadakan perbaikan, dan menjelaskan(-nya). Mereka itulah yang Aku terima taubatnya. Akulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Penjelasan:
Ayat ini awalnya turun terkait ulama Yahudi yang menyembunyikan kebenaran. Tetapi berlaku umum: siapa pun yang bertaubat, memperbaiki amalnya, dan menjelaskan kebenaran yang dulu ia tutupi, maka Allah akan menerima taubatnya. Pesan pentingnya: taubat harus diiringi dengan islah (perbaikan), bukan hanya sekadar penyesalan.
Pesan-pesan utama:
-
Taubat yang diterima Allah adalah taubat yang disertai dengan perbaikan diri dan amal yang nyata.
-
Menyembunyikan kebenaran adalah dosa besar, tetapi Allah tetap membuka kesempatan bagi siapa pun yang mau memperbaikinya.
-
Allah Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang, memberikan harapan besar bagi setiap hamba yang tulus ingin kembali ke jalan yang benar.