QS. Al-Isra’ [17]: 25
رَبُّكُمْ اَعْلَمُ بِمَا فِيْ نُفُوْسِكُمْۗ اِنْ تَكُوْنُوْا صٰلِحِيْنَ فَاِنَّهٗ كَانَ لِلْاَوَّابِيْنَ غَفُوْرًا
Terjemah:
Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam dirimu. Jika kamu adalah orang-orang yang saleh, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat.
Penjelasan:
Ayat ini menunjukkan bahwa Allah mengetahui isi hati manusia, termasuk niat dan keikhlasannya. Jika hati condong kepada kebaikan, meski ada kekurangan dalam amal, Allah tetap memberi ampunan. Kabar gembira ini menanamkan harapan besar bahwa Allah menilai ketulusan hati, bukan sekadar bentuk lahiriah amal. Orang yang sering kembali (awwab) kepada Allah selalu mendapat ampunan-Nya.
Pesan-pesan utama:
-
Allah Maha Mengetahui isi hati manusia, termasuk niat, keikhlasan, dan arah kecenderungan batin seseorang.
-
Ketulusan hati lebih utama daripada tampilan lahiriah, sebab Allah menilai dari niat dan kesungguhan dalam kebaikan.
-
Ampunan Allah terbuka bagi orang yang “awwab”, yaitu hamba yang sering kembali dan memperbaiki diri setiap kali tergelincir.
-
Harapan besar bagi orang saleh, bahwa meski ada kekurangan dalam amal, selama hatinya tulus dan terus berusaha, Allah akan mengampuninya.