QS. Al-A’raf [7]: 153


QS. Al-A’raf [7]: 153

وَالَّذِيْنَ عَمِلُوا السَّيِّاٰتِ ثُمَّ تَابُوْا مِنْۢ بَعْدِهَا وَاٰمَنُوْٓا اِنَّ رَبَّكَ مِنْۢ بَعْدِهَا لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Terjemah:

Dan orang-orang yang mengerjakan keburukan, kemudian setelah itu bertaubat  dan beriman, sesungguhnya Tuhanmu, setelah (taubat) itu, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Penjelasan:

Allah menegaskan syarat taubat: berhenti dari dosa, bertaubat, dan memperbaharui iman. Setelah itu, rahmat Allah akan menyelimuti hamba tersebut. Ayat ini menunjukkan bahwa dosa tidak membuat seseorang tertutup dari rahmat Allah, asalkan ia mau kembali.

Pesan-pesan utama:

  1. Pintu taubat selalu terbuka bagi pelaku dosa, selama mereka mau berhenti dari keburukan dan kembali beriman kepada Allah.

  2. Iman yang diperbarui setelah taubat menjadi bukti keikhlasan, sebab taubat sejati bukan hanya penyesalan, tetapi juga kebangkitan spiritual menuju ketaatan.

  3. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang, menegaskan bahwa rahmat-Nya selalu lebih besar daripada murka-Nya bagi hamba yang sungguh-sungguh kembali kepada-Nya.