QS. Fathir [35]: 7
ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَهُمْ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۭ ۖ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَأَجْرٌۭ كَبِيرٌۭ
Terjemah:
Orang-orang yang kafir, bagi mereka azab yang sangat keras. Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal shalih, bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
Penjelasan:
Allah membedakan nasib orang kafir dan orang beriman. Orang beriman mendapat dua anugerah besar: ampunan dan pahala. Harapan itu membuat orang beriman terus termotivasi untuk taat, karena jaminan Allah pasti benar.
Pesan-pesan utama:
-
Perbedaan nasib antara orang kafir dan orang beriman sangat jelas: kekafiran membawa azab berat, sedangkan keimanan dan amal saleh mendatangkan ampunan serta pahala besar.
-
Iman harus dibuktikan dengan amal saleh, karena keduanya menjadi sebab turunnya rahmat dan pengampunan Allah.
-
Ampunan Allah menunjukkan kasih sayang-Nya, sedangkan pahala besar menunjukkan keadilan dan kemurahan-Nya terhadap hamba yang taat.