QS. At-Taubah [9]: 104


QS. At-Taubah [9]: 104

أَلَمْ يَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ ٱلتَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِۦ وَيَأْخُذُ ٱلصَّدَقَٰتِ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

Terjemah:

“Tidakkah mereka mengetahui bahwa sesungguhnya Allah menerima taubat hamba-hamba-Nya dan menerima sedekah mereka, dan bahwa Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?”

Penjelasan:

Allah bukan hanya memerintahkan taubat, tetapi menegaskan bahwa Dialah yang menerima taubat itu. Seolah-olah Allah menunggu hamba-Nya kembali. Ditambah lagi, amal seperti sedekah pun diterima sebagai tanda bahwa Allah ridha. Jadi, seorang hamba tidak boleh ragu apakah taubatnya diterima atau tidak.

Pesan-pesan utama:

  1. Allah sendiri yang menerima taubat hamba-hamba-Nya, sehingga tidak ada alasan untuk berputus asa dari rahmat-Nya.
  2. Sedekah menjadi tanda diterimanya amal dan bukti bahwa Allah ridha kepada hamba yang tulus berbuat baik.
  3. Keyakinan bahwa Allah Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang menumbuhkan harapan dan semangat untuk terus memperbaiki diri.