Qs.Al-Isrā’ 17:44
تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبْعُ وَٱلْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِۦ وَلَٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا
Artinya;Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun. (Qs.Al-Isrā’ 17:44)
Penjelasan:
Ayat ini menunjukkan bahwa seluruh alam semesta berdzikir kepada Allah langit, bumi, dan semua makhluk di dalamnya. Artinya, dzikir adalah fitrah seluruh ciptaan, tanda pengakuan akan keagungan dan kekuasaan Allah. Manusia yang berdzikir berarti selaras dengan irama alam dan dekat dengan Penciptanya. Allah juga menegaskan bahwa setiap makhluk memiliki cara dzikirnya masing-masing, meski manusia tidak selalu memahaminya. Ini mengajarkan kerendahan hati dan kesadaran spiritual, bahwa semua ciptaan tunduk dan patuh kepada Allah.
Pesan-Pesan Lainnya;
- Dzikir adalah napas kehidupan ruhani.
- Setiap makhluk mengingat Allah.
- Dzikir menumbuhkan kesadaran akan kebesaran Allah,
- Allah Maha Penyantun dan Maha Pengampun.
- Dzikir bukan hanya ucapan