Qs. al-Baqarah (2): 152


Qs. al-Baqarah (2): 152

 فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ

Artinya; Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku. (Qs. al-Baqarah (2): 152)

Penjelasan:

Ayat ini menegaskan pentingnya zikir sebagai jalan untuk selalu dekat dengan Allah. Mengingat Allah bisa dilakukan dengan lisan melalui bacaan tasbih, tahmid, tahlil, istighfar, dan shalawat; dengan hati melalui kesadaran bahwa Allah senantiasa hadir; maupun dengan amal perbuatan baik yang diniatkan karena Allah. Ayat ini juga menjadi motivasi dalam wirid dan majelis zikir, sebab Allah menjanjikan balasan yang indah bagi hamba yang mengingat-Nya. Dengan zikir, seorang Muslim menjaga hubungan dengan Allah di setiap waktu, sehingga hidupnya penuh ketenangan dan keberkahan.

 

Pesan –Pesan Lainnya :

  1. Allah memerintahkan hamba-Nya untuk selalu mengingat-Nya melalui dzikir lisan, hati, dan amal.
  2. Barangsiapa mengingat Allah dengan taat, Allah akan mengingatnya dengan rahmat dan ampunan-Nya.
  3. Dzikir kepada Allah harus dibarengi dengan syukur atas nikmat yang diberikan. Lawannya adalah kufur, yaitu mengingkari nikmat dan tidak menaati perintah-Nya.
  4. Riwayat dari Nabi ﷺ: “Barangsiapa mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Barangsiapa mengingat-Ku di hadapan khalayak, maka Aku mengingatnya di hadapan khalayak yang lebih baik dari mereka (para malaikat).” (HR. Bukhari & Muslim).