Qs. al-Baqarah (2):200


Qs. al-Baqarah (2):200

فَاِذَا قَضَيْتُمْ مَّنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَذِكْرِكُمْ اٰبَاۤءَكُمْ اَوْ اَشَدَّ ذِكْرًاۗ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا وَمَا لَهٗ فِى الْاٰخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

Artinya; Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka berzikirlah kepada Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek moyang kamu, bahkan berzikirlah lebih dari itu. Maka di antara manusia ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,” dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun. (Qs. al-Baqarah (2):200)

Penjelasan :

Dzikir setelah haji bukan sekadar membaca wirid, tapi lebih dari itu  sebuah kesadaran dalam hati bahwa semua yang kita lakukan harus selalu ingat kepada Allah. Allah juga mengingatkan, jangan sampai doa dan dzikir kita hanya untuk urusan dunia saja, tapi juga harus memikirkan kehidupan akhirat.

Pesan-Peasan Lainnya:

  1. Dzikir adalah kelanjutan ibadah.
  2. Ganti kebanggaan dunia dengan kebanggaan iman.
  3. Dzikir menandakan kesadaran spiritual.
  4. Ibadah sejati melahirkan ingatan kepada Allah.