Qs.Al-Ghāfir (40):60
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Artinya: Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (Qs.Al-Ghāfir (40):60)
Penjelasan:
Ayat ini menunjukkan bahwa doa dan dzikir adalah bentuk pengakuan seorang hamba atas kebutuhan dan ketergantungannya kepada Allah. Orang yang beriman tidak akan sombong untuk berdoa dan berdzikir, karena keduanya adalah wujud ibadah dan kerendahan hati di hadapan Allah. Sebaliknya, berpaling dari dzikir dan enggan berdoa merupakan tanda kesombongan spiritual yang menjerumuskan pada kehinaan.
Pesan-Pesan Lainnya:
- Doa adalah bentuk dzikir dan ibadah tertinggi.
- Kesombongan menghalangi seseorang dari dzikir.
- Dzikir menumbuhkan kerendahan hati dan keimanan.
- Allah menjanjikan jawaban bagi yang berdoa dengan tulus.
- Menolak berdzikir berarti menolak hubungan dengan Allah.
- Dzikir menjadi pembeda antara hamba yang tunduk dan yang sombong.