- Pengukuran Optical Density 680 nm (Dineshkumar et al. 2016)

Pengukuran optical density (OD) dilakukan dengan mengambil 1 mL sampel dari bagian tengah wadah kultur menggunakan micropipet (AE-MA08) saat aerasi dalam kondisi menyala. Sampel dimasukkan ke dalam microtube, lalu dipindahkan ke dalam microplate (BIOLOGIX 07-6096) sebanyak 0,2 mL. Pembacaan OD dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis (SPECTROstar Omega) pada panjang gelombang 680 nm. Pengukuran dilakukan setiap hari pada pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 selama 15 hari masa kultivasi. Data hasil pengukuran dicatat dan diolah untuk mengetahui pola pertumbuhan kultur. Perbedaan waktu pengukuran bertujuan untuk melihat kemungkinan fluktuasi aktivitas fotosintetik selama satu hari.
- Pengukuran pH (Anggraini et al. 2022)
Pengukuran derajat keasaman atau pH dilakukan setiap hari selama masa kultivasi dengan menggunakan kertas lakmus. Strip kertas dicelupkan ke dalam sampel media kultur, kemudian dibandingkan dengan skala warna standar untuk menentukan nilai pH. Pengukuran dilakukan secara visual pada tiga waktu berbeda, yaitu pukul 08.00, 12.00, dan 16.00, bersamaan dengan pengambilan data optical density (OD).
- Pengukuran Suhu (Zuhri et al. 2024)
Pengukuran suhu dilakukan setiap hari selama masa kultivasi menggunakan termometer digital. Alat dicelupkan langsung ke dalam media kultur untuk memperoleh nilai suhu secara instan. Pengukuran dilakukan tiga kali sehari pada pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 bersamaan dengan pengambilan data optical density (OD) selama 15 hari kultivasi.
- Pengukuran Salinitas (Widawati et al. 2022)
Pengukuran salinitas dilakukan setiap hari selama masa kultivasi menggunakan refraktometer manual berskala ppt. Sampel kultur diteteskan pada permukaan prisma refraktometer, lalu ditutup dan dibaca di bawah pencahayaan terang. Pengukuran dilakukan tiga kali sehari pada pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 selama 15 hari kultivasi.