Rumusan masalah, Tujuan, Manfaat, dan Ruang lingkup


Rumusan Masalah

Mikroalga Spirulina sp. dapat tumbuh pada berbagai jenis media kultur, termasuk media Zarrouk, BG-11, dan gibberellic acid (GA). Selama kultivasi mikroalga, elektron hasil fotosintesis dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan melalui sistem biofotovoltaik (BPV). Pengaruh penggunaan ketiga media tersebut terhadap produksi listrik dalam sistem biofotovoltaik (BPV) belum diteliti. Pemanfaatan Spirulina sp. dalam sistem BPV berpotensi menghasilkan energi terbarukan yang ramah lingkungan, sehingga penting untuk dikaji sejauh mana variasi media memengaruhi besarnya output listrik yang dapat dihasilkan.

Tujuan

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh media pertumbuhan Zarrouk, BG-11, dan GA terhadap pertumbuhan Spirulina sp., serta produksi listrik dalam sistem biofotovoltaik.

Manfaat

Penelitian ini memberikan informasi bahwa Spirulina sp. dapat tumbuh pada media Zarrouk, BG-11, dan gibberellic acid (GA), serta memiliki potensi dalam menghasilkan listrik melalui sistem biofotovoltaik (BPV). Hasil yang diperoleh diharapkan berkontribusi terhadap pengembangan energi terbarukan berbasis mikroalga yang efisien dan berkelanjutan.

Ruang Lingkup

Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan mikroalga Spirulina sp. sebagai organisme uji. Perbedaan media pertumbuhan yang digunakan meliputi Zarrouk, BG-11, dan GA untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap pertumbuhan Spirulina sp. dan produksi listrik melalui sistem biofotovoltaik (BPV). Parameter yang diamati mencakup laju pertumbuhan biomassa, kondisi lingkungan, dan output kelistrikan selama periode kultivasi.