{"id":113,"date":"2026-01-23T14:08:51","date_gmt":"2026-01-23T14:08:51","guid":{"rendered":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/perakitan-alat-biofotovoltaik\/"},"modified":"2026-01-25T02:11:17","modified_gmt":"2026-01-25T02:11:17","slug":"perakitan-alat-biofotovoltaik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/perakitan-alat-biofotovoltaik\/","title":{"rendered":"Perakitan Alat Biofotovoltaik"},"content":{"rendered":"<p>Perakitan alat biofotovoltaik menggunakan wadah akrilik tiga chamber: chamber kultivasi Spirulina sp., chamber jembatan garam, chamber larutan buffer KCl. Pembuatan jembatan garam dilakukan dengan mencampurkan 11,69 g NaCl dan 10 g agar ke dalam 200 mL akuades, kemudian dipanaskan pada suhu 90\u00b0C selama 30 menit. Larutan yang terbentuk dicetak ke dalam chamber tengah hingga membentuk gel agar sebagai jembatan garam.<\/p>\n<p>Perakitan perangkat biofotovoltaik menggunakan dua elektroda, yaitu anoda dan katoda. Chamber anoda disiapkan untuk kultur Spirulina sp. yang dilengkapi dengan elektroda karbon. Chamber katoda diisi dengan larutan buffer KCl dan dilengkapi dengan elektroda logam seng. Kedua elektroda disambungkan menggunakan penjepit buaya dan kabel. Perangkat BPV dipasangkan resistor 56 k\u2126 secara paralel ke multimeter digital DT-9205A. Aerator dan lampu dengan intensitas 3000 lux dipasang untuk menunjang pertumbuhan mikroalga. Visualisasi desain alat dapat dilihat pada gambar dibawah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-235\" src=\"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-content\/uploads\/sites\/110\/2026\/01\/Cuplikan-layar-2026-01-23-210759-1-187x300.png\" alt=\"\" width=\"92\" height=\"180\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-236\" src=\"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-content\/uploads\/sites\/110\/2026\/01\/Cuplikan-layar-2026-01-23-210651-1-300x218.png\" alt=\"\" width=\"141\" height=\"97\" \/><\/p>\n<p>Kultivasi Spirulina sp. diawali dengan proses penyegaran bibit untuk memastikan biomassa dalam kondisi stabil. Bibit Spirulina sp. dimasukkan ke dalam chamber biofotovoltaik dengan volume total 1 L, menggunakan perbandingan 1:4 antara bibit dan air tawar, yaitu 200 mL bibit dan 800 mL air. Masa kultivasi dilakukan selama 15 hari dengan fotoperiode penuh selama 24 jam terang. Sistem aerasi diatur dengan interval 1 jam menyala dan 20 menit mati secara bergantian. Pengukuran parameter dilakukan setiap hari pada masing-masing chamber, meliputi optical density (OD), pH, suhu, salinitas, dan tegangan listrik. Data pengukuran tegangan digunakan untuk analisis rapat arus dan rapat daya sebagai indikator efisiensi sistem biofotovoltaik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perakitan alat biofotovoltaik menggunakan wadah akrilik tiga chamber: chamber kultivasi Spirulina sp., chamber jembatan garam, chamber larutan buffer KCl. Pembuatan jembatan garam dilakukan dengan mencampurkan 11,69 g NaCl dan 10 g agar ke dalam 200 mL akuades, kemudian dipanaskan pada suhu 90\u00b0C selama 30 menit. Larutan yang terbentuk dicetak ke dalam chamber tengah hingga membentuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-113","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-perakitan-alat-biofotovoltaik"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":237,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113\/revisions\/237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/biophotovoltaic-spirulina\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}