Hewan sebagai Komunitas Ekologis


Al-An`am [6]:38

وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا طٰۤىِٕرٍ يَّطِيْرُ بِجَنَاحَيْهِ اِلَّآ اُمَمٌ اَمْثَالُكُمْۗ مَا فَرَّطْنَا فِى الْكِتٰبِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ يُحْشَرُوْنَ

Terjemah:

Tidak ada seekor hewan pun (yang berada) di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam kitab, kemudian kepada Tuhannya mereka dikumpulkan.

Kandungan Ayat:

  1. Semua Makhluk adalah Umat-Umat Allah
    Ayat ini menyatakan bahwa tidak ada seekor binatang melata di bumi atau burung yang terbang di langit kecuali mereka adalah umat-umat Allah, sama seperti manusia. Ini berarti mereka memiliki kebutuhan, rezeki, dan tujuan hidup yang bergantung kepada Allah, sebagaimana manusia.
  2. Catatan dalam Al-Kitab
    Allah menyatakan bahwa tidak ada satupun yang luput atau terlewatkan dalam Kitab (Lauḥ Maḥfuẓ), yang berarti segala sesuatu tentang kehidupan makhluk, mulai dari rezeki hingga urusan mereka, sudah tertulis dan diketahui oleh Allah.
  3. Dikumpulkan kepada Allah
    Semua makhluk, setelah mati, akan dikumpulkan kembali kepada Tuhan mereka pada hari kiamat. Pada hari itu, Allah akan memberi balasan atas perbuatan baik dan siksaan atas perbuatan buruk.
  4. Dorongan untuk Beriman
    Ayat ini juga berfungsi sebagai dorongan bagi orang-orang beriman untuk merenungkan dan mempelajari segala rupa kehidupan makhluk Allah di alam semesta, agar iman dan ketaatan mereka kepada Allah bertambah.