Luqman 18
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ ١٨
Artinya:
Janganlah memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi ini dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri.
Pesan-pesan utama:
“Panduan Anti-Sombong dalam Pergaulan”
Janganlah sekali-kali kamu bersikap sombong dengan memalingkan wajahmu dari orang lain, seolah-olah mereka tidak pantas berbicara denganmu. Jangan pula berjalan di muka bumi dengan gaya yang angkuh dan pamer. Ingatlah, Allah sangat membenci orang-orang yang memiliki sifat sombong dan gemar membanggakan dirinya.
Pesan ini mengajarkan kita untuk:
- Tawadhu’ (Rendah Hati): Selalu menghargai dan memperhatikan orang lain dalam interaksi sehari-hari.
- Sederhana: Menjaga sikap dan penampilan agar tidak menimbulkan kesan sombong atau arogan.
- Introspeksi Diri: Selalu memeriksa hati dari penyakit ‘ujub (bangga pada diri sendiri) dan sombong, karena kedua sifat ini sangat dibenci Allah.
Ayat ini sangat relevan di zaman media sosial di mana budaya pamer dan gengsi seringkali dianggap hal yang normal. Wasiat Luqman ini mengingatkan kita untuk tetap rendah hati di mana pun kita berada.