1 Fatir (35) : 27
أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجْنَا بِهِۦ ثَمَرَٰتٍ مُّخْتَلِفًا أَلْوَٰنُهَا وَمِنَ ٱلْجِبَالِ جُدَدٌۢ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ ﴿٢٧﴾
Artinya: Tidakkah kamu melihat bahwa Allah menurunkan hujan dari langit, lalu dengan hujan itu, Kami tumbuhkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Di antara gunung-gunung, terdapat garis-garis putih dan merah yang memiliki beragam warna, dan ada juga yang berwarna hitam pekat.
Tafsiran surat fatir ayat 27 tafsiran jajalain
تفسير الجلالين — المحلّي والسيوطي (٨٦٤، ٩١١ هـ)
﴿أَلَمۡ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَاۤءِ مَاۤءࣰ فَأَخۡرَجۡنَا بِهِۦ ثَمَرَ ٰتࣲ مُّخۡتَلِفًا أَلۡوَ ٰنُهَاۚ وَمِنَ ٱلۡجِبَالِ جُدَدُۢ بِیضࣱ وَحُمۡرࣱ مُّخۡتَلِفٌ أَلۡوَ ٰنُهَا وَغَرَابِیبُ سُودࣱ﴾ [فاطر ٢٧]
﴿ألَمْ تَرَ﴾ تَعْلَم ﴿أنَّ اللَّه أنَزَلَ مِن السَّماء فَأَخْرَجْنا﴾ فِيهِ التِفات عَنْ الغِيبَة ﴿بِهِ ثَمَرات مُخْتَلِفًا ألْوانها﴾ كَأَخْضَر وأَحْمَر وأَصْفَرَ وغَيْرها ﴿ومِن الجِبال جُدُد﴾ جَمْع جُدَّة طَرِيق فِي الجَبَل وغَيْره ﴿بِيض حُمْر﴾ وصُفْر ﴿مُخْتَلِف ألْوانها﴾ بِالشِّدَّةِ والضَّعْف ﴿وغَرابِيب سُود﴾ عَطْف عَلى جُدُد أيْ صُخُور شَدِيدَة السَّواد يُقال كَثِيرًا: أسْوَد غِرْبِيب وقَلِيلًا: غِرْبِيب أسْوَد
Tidakkah engkau lihat/tahu bahwa Allah menurunkan (air) dari langit, lalu Kami keluarkan dengannya di sini ada perpindahan sudut pandang dari ghoybah buah-buahan yang warnanya berbeda-beda, seperti hijau, merah, kuning, dan lainnya. Dan dari pegunungan ada judud (jamak dari juddah, yaitu jalan atau setapak di gunung dan sejenisnya), yang putih, merah, dan kuning dengan warnanya yang berbeda-beda menurut tingkat kekuatan dan kelemahannya. Dan gharâbîb hitam ini penyambungan kepada judud, yaitu batu karang yang sangat hitam. Orang banyak mengatakan: aswadu gharbîb, sedangkan sedikit: gharbîb aswad.