حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ ، وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، قَالَ إِسْحَاقُ : أَخْبَرَنَا، وَقَالَ الْآخَرَانِ : حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ، عَنْ مَنْصُورٍ ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
” إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ صِدِّيقًا. وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ كَذَّابًا “.
Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb, ‘Utsman bin Abi Syaibah, dan Ishaq bin Ibrahim. Ishaq berkata: “Telah mengabarkan kepada kami”, sedangkan dua orang lainnya berkata: “Telah menceritakan kepada kami” Jarir, dari Manshur, dari Abu Wa’il, dari Abdullah (bin Mas’ud), ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
”Sesungguhnya kejujuran itu menuntun kepada kebaikan, dan sesungguhnya kebaikan itu menuntun ke surga. Dan sesungguhnya seseorang yang senantiasa berlaku jujur hingga ia dicatat (di sisi Allah) sebagai seorang yang jujur (shiddiq).
Dan sesungguhnya kedustaan itu menuntun kepada kejahatan, dan sesungguhnya kejahatan itu menuntun ke neraka. Dan sesungguhnya seseorang yang senantiasa berdusta hingga ia dicatat (di sisi Allah) sebagai seorang pendusta (kadzdzab).”