حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ ، حَدَّثَنَا دَاوُدُ – يَعْنِي ابْنَ قَيْسٍ – عَنْ أَبِي سَعِيدٍ مَوْلَى عَامِرِ بْنِ كُرَيْزٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
” لَا تَحَاسَدُوا، وَلَا تَنَاجَشُوا ، وَلَا تَبَاغَضُوا، وَلَا تَدَابَرُوا ، وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا، الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ ؛ لَا يَظْلِمُهُ، وَلَا يَخْذُلُهُ ، وَلَا يَحْقِرُهُ، التَّقْوَى هَاهُنَا – وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ – بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ ؛ دَمُهُ، وَمَالُهُ، وَعِرْضُهُ “.
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ سَرْحٍ ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ ، عَنْ أُسَامَةَ – وَهُوَ ابْنُ زَيْدٍ – أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَامِرِ بْنِ كُرَيْزٍ يَقُولُ : سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرَ نَحْوَ حَدِيثِ دَاوُدَ، وَزَادَ وَنَقَصَ، وَمِمَّا زَادَ فِيهِ :
” إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى أَجْسَادِكُمْ، وَلَا إِلَى صُوَرِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ “.وَأَشَارَ بِأَصَابِعِهِ إِلَى صَدْرِهِ.
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah bin Qa’nab, telah menceritakan kepada kami Daud (yaitu Ibnu Qais), dari Abu Sa’id (bekas budak Amir bin Kuraiz), dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
”Janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling melakukan tanajasy (menawar barang untuk menipu pembeli lain), janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling membelakangi (memutus silaturahmi), dan janganlah sebagian kalian menjual di atas jualan sebagian yang lain. Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.
Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain; tidak boleh ia menzaliminya, tidak boleh menelantarkannya (tidak menolongnya), dan tidak boleh merendahkannya. Takwa itu ada di sini” —beliau memberi isyarat ke dadanya sebanyak tiga kali— “Cukuplah seseorang dikatakan buruk jika ia merendahkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim bagi muslim lainnya adalah haram: darahnya, hartanya, dan kehormatannya.”
Telah menceritakan kepadaku Abu At-Tahir Ahmad bin ‘Amr bin Sarh, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, dari Usamah (yaitu Ibnu Zaid), bahwasanya ia mendengar Abu Sa’id (bekas budak Abdullah bin Amir bin Kuraiz) berkata: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
lalu ia menyebutkan hadis yang semisal dengan hadis Daud, dengan ada sedikit tambahan dan pengurangan. Di antara tambahan di dalamnya adalah: Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh-tubuh kalian dan tidak pula kepada rupa (wajah) kalian, tetapi Dia melihat kepada hati-hati kalian.” dan beliau memberikan isyarat dengan jari-jarinya ke dadanya.
(HR. Muslim)