Hadis Ancaman Membasmi Satu Koloni Hewan


حَدَّثَنَا يَزِيدُ ، قَالَ : أَخْبَرَنَا مُحَمَّدٌ ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ ، عَنِ الْأَعْرَجِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :

” نَزَلَ نَبِيٌّ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ تَحْتَ شَجَرَةٍ، فَلَدَغَتْهُ نَمْلَةٌ، فَأَمَرَ بِجَهَازِهِ، فَأُخْرِجَ مِنْ تَحْتِهَا، ثُمَّ أَمَرَ بِهَا، فَأُحْرِقَتْ بِالنَّارِ، فَأَوْحَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِ : فَهَلَّا نَمْلَةً وَاحِدَةً ؟ “.

Yazid bercerita kepada kami, dia berkata: Muhammad memberi kabar kepada kami, dari Abu Zinad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Seorang nabi dari para nabi turun di bawah sebuah pohon, lalu seekor semut menyengatnya. Nabi itu memerintahkan perlengkapannya, dan dikeluarkan dari bawah pohon itu. Kemudian dia memerintahkan semut itu, dan semut itu dibakar dengan api. Lalu Allah Azza wa Jalla mewahyukan kepadanya: Mengapa tidak hanya satu semut saja?”

Musnad Ahmad 9801