«حُبِّبَ إِلَيَّ مِنَ الدُّنْيَا: النِّسَاءُ وَالطِّيبُ، وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ»
Terjemahan: “Dijadikan cinta kepadaku dari dunia kalian: wanita dan wewangian, dan dijadikan penyejuk/ketenangan hatiku ada dalam shalat.”
Sanad: Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya (III/128, 199, 285), An-Nasa’i (VII/61-62 dan dalam Isyratun Nisa’ no. 1), Muhammad bin Nashr Al-Marwazi dalam Ta’zhim Qadris Shalah (no. 322-323), Abu Ya’la dalam Musnad-nya (no. 3482), Al-Hakim (II/160), Al-Baihaqi (VII/78), dan Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Ausath (no. 5199). Derajat: Shahih — dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir (no. 3124).