A. Menunda Untuk Membayar Hutang
بَاب مَا جَاءَ فِي مَطْلِ الْغَنِيِّ أَنَّهُ ظُلْمٌ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ وَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَالشَّرِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ الثَّقَفِيِّ
Terjemahan
” Bab tentang apa yang telah diriwayatkan mengenai penundaan yang dilakukan oleh orang kaya, bahwa itu adalah suatu kezaliman.
Muhammad ibn Bashar meriwayatkan kepada kami , Abd al-Rahman ibn Mahdi meriwayatkan kepada kami, Sufyan meriwayatkan kepada kami, dari Abu al-Zinad , dari al-A’raj, dari Abu Hurayrah, dari Nabi, semoga Allah memberinya rahmat dan keselamatan, yang berkata: “ Penundaan yang dilakukan oleh orang kaya adalah suatu kezaliman. Dan jika salah seorang dari kalian dirujuk kepada orang yang mampu, maka hendaklah ia mengikutinya.” Beliau berkata: Dan dalam bab ini terdapat riwayat dari Ibn Umar dan al-Sharid ibn Suwayd. Budaya
Perawi Sahabat: Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
Rangkaian Sanad:
- Muhammad Bin Basyah (mukharrij, guru Al-Bukhari)
- ‘Abdurrahman bin mahdi
- sufyan
- Abu zinad
- Al A’raj
- Abu Hurairah (sahabat Nabi)
- Rasulullah ﷺ
B. Niat Melunasi Hutang
بَاب مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَوْ إِتْلَافَهَا
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأُوَيْسِيُّ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ وَمَنْ أَخَذَ يُرِيدُ إِتْلَافَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ
Terjemahan
Surah tentang orang yang mengambil uang orang lain dengan niat untuk mengembalikannya atau menghancurkannya.
Diriwayatkan oleh Abdul Aziz bin Abdullah Al-Uwaisi , diriwayatkan oleh Sulaiman bin Bilal, dari Thawr bin Zaid, dari Abu Al- Ghaith , dari Abu Hurairah ( semoga Allah meridainya) , dari Nabi (shalawat dan salam kepadanya), yang bersabda: “ Barang siapa mengambil uang orang lain dengan niat untuk mengembalikannya, Allah akan mengembalikannya untuknya. Dan barang siapa mengambilnya dengan niat untuk menghancurkannya…” Semoga Allah menghancurkannya
Perawi Sahabat: Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
Rangkaian Sanad:
- ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah al-Uwaisi (mukharrij, guru Al-Bukhari)
- Sulaiman bin Bilal
- Tsaur bin Zaid ad-Dili
- Abul Ghaits Salim
- Abu Hurairah (sahabat Nabi)
- Rasulullah ﷺ
Takhrij: HR. Al-Bukhari, Kitab al-Istiqradh wa Ada’id Duyun, no. 2387.