pemuda yang beriman


أخبركم أبو عمر بن حيويه ، وأبو بكر الوراق قالا أخبرنا يحيى قال حدثنا الحسين قال أخبرنا ابن المبارك قال أخبرني أيضا إسماعيل بن عياش ، عن ضمضم بن زرعة الحضرمي ، عن شريح بن عبيد ، عن عتبة بن عبد السلمي ، وكان من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم قال:

إِنَّ الشَّابَّ الْمُؤْمِنَ لَوْ يُقْسِمُ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَّهُ

الزهد لابن المبارك: باب فخر الأرض بعضها على بعض

Abu Umar bin Hayuwaih dan Abu Bakar al-Warraq berkata, “Telah mengabarkan kepada kami Yahya.” Yahya berkata, “Telah menceritakan kepada kami al-Husain.” Al-Husain berkata, “Telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin al-Mubarak.” Ibnu al-Mubarak berkata, “Telah mengabarkan kepadaku pula Ismail bin Ayyasy, dari Damdam bin Zur’ah al-Hadrami, dari Syuraih bin Ubaid, dari Utbah bin Abd as-Sulami, yang merupakan salah seorang sahabat Nabi, ia berkata:

“Sesungguhnya seorang pemuda yang beriman, seandainya ia memohon kepada Allah dengan penuh keyakinan, niscaya Allah akan mengabulkan permohonannya.”

Ungkapan “لو يقسم على الله لأبره” merupakan ungkapan yang sering dijumpai dalam hadis. Maknanya bukan bahwa seseorang dapat “memaksa” Allah, melainkan:

  • karena kuatnya iman, ketakwaan, dan kedekatannya kepada Allah
  • apabila ia berdoa atau memohon dengan penuh keyakinan
  • maka Allah berkenan mengabulkan permohonannya dan membenarkan harapannya.

Maksud hadis ini adalah memuji kedudukan pemuda yang beriman. Keimanan, ketakwaan, dan kesalehannya menjadikan doa-doanya sangat dekat dengan pengabulan Allah.