حدثنا أبو بكر بن أبي شيبة وابن نمير. قالا: حدثنا عبد الله بن إدريس عن ربيعة بن عثمان، عن محمد بن يحيى بن حبان، عن الأعرج، عن أبي هريرة، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ. احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ، وَلَا تَعْجِزْ. وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ.
Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Ibnu Numair menceritakan kepada kami. Keduanya berkata, Abdullah bin Idris menceritakan kepada kami, dari Rabi’ah bin Utsman, dari Muhammad bin Yahya bin Hibban, dari al-A’raj, dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun pada masing-masing terdapat kebaikan. Bersungguh-sungguhlah dalam mengerjakan sesuatu yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah merasa lemah. Apabila engkau tertimpa suatu musibah, janganlah mengatakan, ‘Seandainya aku berbuat demikian, tentu akan terjadi begini dan begitu.’ Akan tetapi katakanlah, ‘Allah telah menakdirkan, dan apa yang Dia kehendaki pasti Dia lakukan.’ Sesungguhnya ucapan ‘seandainya’ membuka jalan bagi godaan setan.”
Hadis ini diriwayatkan oleh Sahih Muslim, Kitab al-Qadar, hadis nomor 2664. Hadis ini juga diriwayatkan oleh Sunan Ibn Majah, Musnad Ahmad, dan beberapa kitab hadis lainnya dengan redaksi yang semakna.
Hadis ini sangat relevan dengan pembinaan remaja, meskipun tidak menyebut kata الشاب (pemuda) secara eksplisit. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sangat sesuai untuk fase remaja, karena masa muda merupakan periode pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan penguatan iman.
Nilai-nilai yang dapat dikaitkan dengan remaja antara lain:
- menjadi pribadi yang kuat iman dan tidak mudah goyah;
- memiliki mental yang tangguh dalam menghadapi kegagalan;
- memanfaatkan masa muda untuk hal-hal yang bermanfaat dan produktif;
- tidak mudah putus asa, tetapi terus berusaha sambil bertawakal kepada Allah;
- mengembangkan kekuatan fisik, intelektual, dan spiritual secara seimbang.