Keutamaan berinfak dan bersedekah.


حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي أَخِي عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي مَزْرَدٍ عَنْ أَبِي الْحُبَابِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا.

رواه البخري.

Isma’il telah menceritakan kepada kami, ia berkata: saudaraku telah menceritakan kepadaku, dari sulaiman, dari mu’awiyah bin abi mazrad, dari Abu al-Hubab, dari Abu Hurairah r.a bahwa Nabi SAW bersabda:

“Tidak ada satu hari pun ketika para hamba memasuki waktu pagi, melainkan turun dua malaikat. Salah satu dari keduanya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah Ganti kepada orang yang bersedekah.’ Dan yang lainnya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah kerugian (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya.'”

(HR. Imam Bukhari)

Hadis ini menjelaskan bahwa setiap hari Allah mengutus dua malaikat untuk mendoakan manusia sesuai dengan sikap mereka terhadap harta. Malaikat pertama memohon kepada Allah agar memberikan ganti, keberkahan, dan tambahan rezeki kepada orang yang gemar berinfak dan bersedekah. Sebaliknya, malaikat kedua mendoakan agar orang yang kikir dan enggan mengeluarkan hartanya mendapatkan kerugian atau hilangnya keberkahan dari harta tersebut. Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, bahkan menjadi sebab datangnya keberkahan dan rezeki dari Allah Swt., sedangkan sifat kikir dapat menghilangkan keberkahan dalam kehidupan.