Hadis 3 – Himbauan untuk menanami lahan yang kosong (tak bertuan)


حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ:

كَانَتْ لِرِجَالٍ فُضُولُ أَرَضِينَ، فَكَانُوا يُؤَاجِرُونَهَا عَلَى الثُّلُثِ وَالرُّبُعِ وَالنِّصْفِ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

«مَنْ كَانَتْ لَهُ أَرْضٌ فَلْيَزْرَعْهَا، أَوْ لِيَمْنَحْهَا أَخَاهُ، فَإِنْ أَبَى فَلْيُمْسِكْ أَرْضَهُ.»

    (مسند أحمد)

“Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah, dari ‘Amr bin Dinar, dari ‘Atha’ bin Abi Rabah, dari Jabir bin ‘Abdullah, ia berkata:”

“Ada beberapa orang laki-laki yang memiliki tanah yang banyak, kemudian dia menyewakan sepertiga, seperempat dan seperlima tanahnya. Kemudian Rasul bersabda: barang siapa yang memiliki tanah maka hendaklah dia mengolahnya atau memberikan kepada saudaranya. Maka jika ia menolak, hendaknya dia mempertahankan tanah nya”.

(HR. Ahmad)