Hadis 33 – Larangan mengebiri hewan


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ:

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ إِخْصَاءِ الْخَيْلِ وَالْبَهَائِمِ وَقَالَ ابْنُ عُمَرَ:فِيهَا نَمَاءُ الْخَلْقِ

(مسند أحمد)

“Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami Waki’, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu az-Zinad, dari al-A’raj, dari Ibnu Umar, ia berkata:”

“Rasulullah ﷺ melarang mengebiri (mengebiri atau menghilangkan kemampuan berkembang biak) kuda dan hewan ternak. Ibnu Umar berkata, ‘Pada hewan-hewan itu terdapat perkembangan dan kelestarian makhluk.'”

(HR. Ahmad)