Hadis 37 – Pahala yang terus mengalir setelah kematian


حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ أَبِي رَوَّادٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:سَبْعٌ يَجْرِي لِلْعَبْدِ أَجْرُهُنَّ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ، وَهُوَ فِي قَبْرِهِ: مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا، أَوْ كَرَى نَهْرًا، أَوْ حَفَرَ بِئْرًا، أَوْ غَرَسَ نَخْلًا، أَوْ بَنَى مَسْجِدًا، أَوْ وَرَّثَ مُصْحَفًا، أَوْ تَرَكَ وَلَدًا يَسْتَغْفِرُ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ

(مسند البزار)

“Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Musa, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Majid bin Abdul Aziz bin Abi Rawwad, dari Zaid bin Aslam, dari Anas bin Malik, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:”

“Ada tujuh perkara yang pahalanya terus mengalir kepada seorang hamba setelah ia meninggal dunia, sementara ia berada di dalam kuburnya, yaitu: seseorang yang mengajarkan ilmu, atau mengalirkan sungai (membuat saluran air), atau menggali sumur, atau menanam pohon kurma, atau membangun masjid, atau mewariskan mushaf Al-Qur’an, atau meninggalkan seorang anak yang memohonkan ampunan baginya setelah ia meninggal dunia.”

(Musnad Al-Bazar)