حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْحَضْرَمِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَعْدَانَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَجُلًا لَعَنَ بُرْغُوثًا:
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:«لَا تَلْعَنْهُ فَإِنَّهُ نَبَّهَ نَبِيًّا مِنَ الْأَنْبِيَاءِ لِلصَّلَاةِ»
(الدعاء للطبراني)
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah al-Hadrami, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Sa’dan, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Abi Hazim, dari ayahnya, dari Anas bin Malik ra., bahwa seorang laki-laki melaknat seekor kutu loncat (burghuts).
Maka Nabi ﷺ bersabda: Janganlah engkau melaknatnya, karena sesungguhnya kutu loncat itu pernah membangunkan salah seorang nabi untuk melaksanakan salat.
(Ad-Dua’ Li Thobroni)