Hadis 27 – Ancaman bagi perampas tanah


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ يُوسُفَ بْنِ مِهْرَانَ، عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ، قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

 أَيُّمَا رَجُلٍ ‌ظَلَمَ ‌شِبْرًا مِنَ الْأَرْضِ، كَلَّفَهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَحْفِرَهُ حَتَّى يَبْلُغَ آخِرَ سَبْعِ أَرَضِينَ، ثُمَّ يُطَوَّقَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ “

(مسند أحمد)

“Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami ‘Affan, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah, telah mengabarkan kepada kami Ali bin Zaid, dari Yusuf bin Mihran, dari Ya’la bin Murrah, ia berkata: Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda:”

“Barangsiapa merampas sejengkal tanah secara zalim, Allah Azza wa Jalla akan membebankan kepadanya untuk menggali tanah itu sampai ke lapisan tujuh bumi, kemudian dipikulkan ke lehernya pada hari kiamat hingga selesai perkara di antara manusia.”

(HR. Ahmad)