حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيُّ حَدَّثَنِي عِيسَى بْنُ طَلْحَةَ حَدَّثَتْنِي عَائِشَةُ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي صَلَاةِ الْعِشَاءِ وَصَلَاةِ الْفَجْرِ لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا
رَوَاهُ ابن ماجه
Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Ibrahim Ad Dimasyqi berkata: telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Muslim berkata: telah menceritakan kepada kami Al Auza’i berkata: telah menceritakankepada kami Yahya bin Abu Katsir berkata: telah menceritakan kepadaku Muhammad bin IbrahimAt Taimi berkata: telah menceritakan kepadaku Isa bin Thalhah berkata: telah menceritakan kepadaku Aisyah ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sekiranya manusia mengetahui pahala yang ada pada shalat isya dan shalat subuh, pasti mereka akan mendatangi keduanya meskipun dengan merangkak.”
Riwayat Ibnu Majjah
Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan salat Subuh dan Isya secara berjamaah. Rasulullah Saw menjelaskan bahwa kedua salat tersebut merupakan salat yang paling berat bagi orang munafik karena dilaksanakan pada waktu yang tidak mudah disaksikan banyak orang. Orang yang beribadah hanya karena ingin dipuji (riya’) cenderung enggan menghadirinya.
Hadis ini juga menggambarkan pentingnya menjaga salat berjamaah sebagai salah satu syiar Islam. Ancaman Rasulullah Saw terhadap orang yang sengaja meninggalkan salat berjamaah menunjukkan betapa besar perhatian beliau terhadap pelaksanaan ibadah ini. Oleh karena itu, seorang Muslim hendaknya menjaga salat berjamaah sesuai kemampuannya sebagai bukti keimanan dan menjauhi perilaku yang menyerupai sifat orang munafik.