{"id":71,"date":"2026-01-23T16:02:44","date_gmt":"2026-01-23T16:02:44","guid":{"rendered":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/orang-yang-tidak-sombong-qs-luqman-18\/"},"modified":"2026-01-23T16:02:44","modified_gmt":"2026-01-23T16:02:44","slug":"orang-yang-tidak-sombong-qs-luqman-18","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/orang-yang-tidak-sombong-qs-luqman-18\/","title":{"rendered":"Orang yang Tidak Sombong QS. Luqman: 18"},"content":{"rendered":"<p dir=\"rtl\">\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0635\u064e\u0639\u0651\u0650\u0631\u0652 \u062e\u064e\u062f\u0651\u064e\u0643\u064e \u0644\u0650\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0645\u0652\u0634\u0650 \u0641\u0650\u0649 \u0627\u0644\u0652\u0627\u064e\u0631\u0652\u0636\u0650 \u0645\u064e\u0631\u064e\u062d\u064b\u0627\u06d7 \u0627\u0650\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064e \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064f\u062d\u0650\u0628\u0651\u064f \u0643\u064f\u0644\u0651\u064e \u0645\u064f\u062e\u0652\u062a\u064e\u0627\u0644\u064d \u0641\u064e\u062e\u064f\u0648\u0652\u0631\u064d\u06da\u00a0\u06dd\u0661\u0668<\/p>\n<p>Janganlah memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi ini dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tafsir Wajiz<\/p>\n<p>Dan janganlah kamu sombong. Janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia secara congkak dan janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh. Bersikaplah tawaduk dan rendah hati kepada siapa pun. Sungguh, Allah tidak menyukai dan tidak pula melimpahkan kasih sayang-Nya kepada orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tafsir Tahlili<\/p>\n<p>Ayat ini menerangkan lanjutan wasiat Lukman kepada anaknya, yaitu agar anaknya berbudi pekerti yang baik, dengan cara:<\/p>\n<p>1. Jangan sekali-kali bersifat angkuh dan sombong, membanggakan diri dan memandang rendah orang lain. Tanda-tanda seseorang yang bersifat angkuh dan sombong itu ialah: &#8211; Bila berjalan dan bertemu dengan orang lain, ia memalingkan mukanya, tidak mau menegur atau memperlihatkan sikap ramah. &#8211; Berjalan dengan sikap angkuh, seakan-akan ia yang berkuasa dan yang paling terhormat.<\/p>\n<p>Firman Allah:<\/p>\n<p dir=\"rtl\">\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0645\u0652\u0634\u0650 \u0641\u0650\u0649 \u0627\u0644\u0652\u0627\u064e\u0631\u0652\u0636\u0650 \u0645\u064e\u0631\u064e\u062d\u064b\u0627\u06da \u0627\u0650\u0646\u0651\u064e\u0643\u064e \u0644\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u062e\u0652\u0631\u0650\u0642\u064e \u0627\u0644\u0652\u0627\u064e\u0631\u0652\u0636\u064e \u0648\u064e\u0644\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u0628\u0652\u0644\u064f\u063a\u064e \u0627\u0644\u0652\u062c\u0650\u0628\u064e\u0627\u0644\u064e \u0637\u064f\u0648\u0652\u0644\u064b\u0627 \u0663\u0667 (\u0627\u0644\u0627\u0633\u0631\u0627\u06e4\u0621\/17: 37-37)<\/p>\n<p>Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung. (al-Isr\u0101\u2019\/17: 37)<\/p>\n<p>Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda:<\/p>\n<p dir=\"rtl\">\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0628\u064e\u0627\u063a\u064e\u0636\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627\u062a\u064e\u062f\u064e\u0627\u0628\u064e\u0631\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627\u062a\u064e\u062d\u064e\u0627\u0633\u064e\u062f\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0648\u064e\u0643\u064f\u0648\u0652\u0646\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u064e \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0627\u0650\u062e\u0652\u0648\u064e\u0627\u0646\u064b\u0627 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627\u064a\u064e\u062d\u0650\u0644\u0651\u064f \u0644\u0650\u0645\u064f\u0633\u0652\u0644\u0650\u0645\u064d \u0627\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064e\u0647\u0652\u062c\u064f\u0631\u064e \u0627\u064e\u062e\u064e\u0627\u0647\u064f \u0641\u064e\u0648\u0652\u0642\u064e \u062b\u064e\u0644\u064e\u0627\u062b\u064d. (\u0631\u0648\u0627\u0647 \u0645\u0627\u0644\u0643 \u0639\u0646 \u0627\u0646\u0633 \u0628\u0646 \u0645\u0627\u0644\u0643)<\/p>\n<p>Janganlah kamu saling membenci, janganlah kamu saling mem-belakangi dan janganlah kamu saling mendengki, dan jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara. Tidak boleh bagi seorang muslim memencilkan (tidak berbaik) dengan temannya lebih dari tiga hari. (Riwayat M\u0101lik dari Anas bin M\u0101lik)<\/p>\n<p>2. Hendaklah berjalan secara wajar, tidak dibuat-buat dan kelihatan angkuh atau sombong, dan lemah lembut dalam berbicara, sehingga orang yang melihat dan mendengarnya merasa senang dan tenteram hatinya. Berbicara dengan sikap keras, angkuh, dan sombong dilarang Allah karena gaya bicara yang semacam itu tidak enak didengar, menyakitkan hati dan telinga. Hal itu diibaratkan Allah dengan suara keledai yang tidak nyaman didengar. Ya\u1e25ya bin J\u0101bir a\u1e6d-\u1e6c\u0101\u2019\u012b meriwayatkan dari Gu\u1e0daif bin \u1e24\u0101ri\u1e61, ia berkata, \u201cAku duduk dekat \u2018Abdull\u0101h bin \u2018Amr bin al-\u2019\u0100\u1e63, maka aku mendengar ia berkata, \u2018Sesungguhnya kubur itu akan berbicara dengan orang yang dikuburkan di dalamnya, ia berkata, \u2018Hai anak Adam apakah yang telah memperdayakan engkau, sehingga engkau masuk ke dalam liangku? Tidakkah engkau mengetahui bahwa aku rumah tempat engkau berada sendirian? Tidakkah engkau mengetahui bahwa aku tempat yang gelap? Tidakkah engkau mengetahui bahwa aku rumah kebenaran? Apakah yang memperdayakan engkau sehingga engkau masuk ke dalam liangku? Sesungguhnya engkau waktu hidup menyombongkan diri\u2019.\u201d Sederhana atau wajar dalam berjalan dan berbicara bukan berarti berjalan dengan menundukkan kepala dan berbicara dengan lunak. Akan tetapi, maksudnya ialah berjalan dan berbicara dengan sopan dan lemah lembut, sehingga orang merasa senang melihatnya. Adapun berjalan dengan sikap gagah dan wajar, serta berkata dengan tegas yang menunjukkan suatu pendirian yang kuat, tidak dilarang oleh agama.<\/p>\n<p>Menurut suatu riwayat dari \u2018Aisyah r.a. bahwa beliau melihat seorang laki-laki berjalan menunduk lemah, seakan-akan telah kehilangan kekuatan tubuhnya, maka beliau pun bertanya, \u201cMengapa orang itu berjalan terlalu lemah dan lambat?\u201d Seseorang menjawab, \u201cDia adalah seorang fuqaha yang sangat alim.\u201d Mendengar jawaban itu \u2018Aisyah berkata, \u201cUmar adalah penghulu fuqaha, tetapi apabila berjalan, ia berjalan dengan sikap yang gagah, apabila berkata, ia bersuara sedikit keras, dan apabila memukul, maka pukulannya sangat keras.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0635\u064e\u0639\u0651\u0650\u0631\u0652 \u062e\u064e\u062f\u0651\u064e\u0643\u064e \u0644\u0650\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0645\u0652\u0634\u0650 \u0641\u0650\u0649 \u0627\u0644\u0652\u0627\u064e\u0631\u0652\u0636\u0650 \u0645\u064e\u0631\u064e\u062d\u064b\u0627\u06d7 \u0627\u0650\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064e \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064f\u062d\u0650\u0628\u0651\u064f \u0643\u064f\u0644\u0651\u064e \u0645\u064f\u062e\u0652\u062a\u064e\u0627\u0644\u064d \u0641\u064e\u062e\u064f\u0648\u0652\u0631\u064d\u06da\u00a0\u06dd\u0661\u0668 Janganlah memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi ini dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri. &nbsp; Tafsir Wajiz Dan janganlah kamu sombong. Janganlah kamu memalingkan wajah dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":64,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-71","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-orang-yang-tidak-sombong"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/users\/64"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hamba-cinta-kholil\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}