QS. Al-Mu’min [40]: 3
غَافِرِ الذَّنْۢبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيْدِ الْعِقَابِ ذِى الطَّوْلِۗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗاِلَيْهِ الْمَصِيْرُ
Artinya : (Dia) Pengampun dosa, Penerima tobat, Pemberi hukuman yang keras, (dan) Pemilik karunia. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nyalah (semua makhluk) kembali.
Tafsir Kemenag : Dia Allah Yang Maha Pengampun, mengampuni dosa dan menerima tobat bagi orang yang mau memohon ampunan dan bertobat, dan pada waktu yang bersamaan juga sangat keras hukuman-Nya; serta Dia juga yang memiliki karunia. Tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah selain Dia. Hanya kepada-Nya saja-lah semua makhluk kembali.
Refleksi Ayat : Refleksinya, hidup tidak hanya tentang takut akan hukuman, tetapi juga berani berharap pada ampunan. Allah membuka pintu taubat lebar-lebar,
namun mengajak manusia untuk tidak bermain-main dengan kesalahan. Ayat ini mengajarkan keseimbangan: takut yang menumbuhkan kesadaran, dan harapan yang melahirkan keberanian untuk kembali. Di sanalah iman tumbuh dengan jujur.