
Mengapa perbuatan zina semakin dianggap biasa pada zaman sekarang?
Dahulu, zina dipandang sebagai perbuatan yang sangat memalukan dan dijauhi oleh masyarakat. Namun, menjelang Hari Kiamat, Rasulullah saw telah mengabarkan bahwa akan datang suatu masa ketika sebagian manusia tidak lagi menganggap zina sebagai dosa. Bahkan, mereka berusaha menghalalkannya dan menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar. Inilah salah satu tanda kecil Hari Kiamat yang patut menjadi perhatian setiap Muslim.
عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ ﷺ يَقُولُ:
لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ..
Dari Abu Malik Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Rasulullah saw bersabda:
“Sungguh akan ada di antara umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutra (bagi laki-laki), khamar, dan alat-alat musik…”
(Abu Malik Al-Asy’ari RA, Kitab: Shahih Al-Bukhari, No. 5590.)
Hadis ini menunjukkan bahwa salah satu tanda menjelang Hari Kiamat adalah munculnya sekelompok orang yang menganggap perbuatan yang diharamkan Allah sebagai sesuatu yang halal. Zina bukan hanya dilakukan secara terang-terangan, tetapi juga dianggap sebagai hal yang biasa sehingga banyak orang tidak lagi merasa bersalah ketika melakukannya. Keadaan ini merupakan tanda rusaknya akhlak dan semakin jauhnya manusia dari petunjuk Allah.
Sebagai seorang Muslim, kita harus menyadari bahwa zina adalah dosa besar yang dilarang keras dalam Islam. Oleh karena itu, kita wajib menjaga diri, menjaga pandangan, serta menjauhi segala hal yang dapat mengantarkan kepada perbuatan zina. Dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam dan menjaga kehormatan diri, kita dapat terhindar dari salah satu kerusakan yang telah diperingatkan Rasulullah ﷺ sebagai tanda semakin dekatnya Hari Kiamat.