
Mengapa di zaman sekarang semakin mudah menemukan informasi, tetapi semakin sulit menemukan ilmu yang benar?
Rasulullah saw telah mengabarkan bahwa salah satu tanda semakin dekatnya Hari Kiamat adalah hilangnya ilmu. Namun, ilmu tidak hilang karena buku-buku lenyap atau manusia lupa membaca. Ilmu akan berkurang ketika para ulama yang mengajarkannya telah wafat dan tidak ada lagi yang menggantikan mereka dengan baik.
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ النَّاسِ، وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ…
Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah saw bersabda:
“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya langsung dari manusia, tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama…”
(Abdullah bin Amr RA, Kitab: Shahih Al-Bukhari, No: 7307.)
Hadis ini menjelaskan bahwa hilangnya ilmu terjadi secara bertahap. Ketika para ulama yang memiliki ilmu dan pemahaman agama wafat, manusia kehilangan tempat untuk belajar dan bertanya. Jika tidak ada generasi yang melanjutkan perjuangan mereka, maka ilmu agama akan semakin berkurang. Akibatnya, banyak orang berbicara tentang agama tanpa dasar ilmu yang benar, sehingga kesalahan dan kesesatan semakin mudah menyebar.
Keadaan seperti ini dapat kita lihat pada masa sekarang. Banyak orang lebih mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial daripada belajar kepada para ulama yang memiliki ilmu. Tidak sedikit pula orang yang berbicara tentang hukum agama tanpa memiliki dasar yang kuat. Padahal, ilmu agama harus dipelajari dari Al-Qur’an, hadis, dan penjelasan para ulama yang terpercaya.
Sebagai seorang muslim, kita harus berusaha menjaga ilmu dengan terus belajar, menghadiri majelis ilmu, membaca kitab-kitab yang benar, dan mengambil ilmu dari guru yang memiliki pemahaman yang lurus. Selain itu, ilmu yang telah dipelajari juga harus diamalkan dan diajarkan kepada orang lain agar tidak terputus.
Hadis ini mengingatkan bahwa hilangnya ilmu bukan sekadar berkurangnya pengetahuan, tetapi juga menjadi salah satu tanda semakin dekatnya Hari Kiamat. Oleh karena itu, jangan menunda untuk belajar agama, karena ilmu yang benar adalah cahaya yang akan membimbing kita menuju keselamatan di dunia maupun di akhirat.