
Pernahkah kamu mendengar bahwa fitnah terbesar yang pernah dihadapi manusia adalah fitnah Dajjal? Mengapa Rasulullah saw begitu sering mengingatkan umatnya tentang Dajjal?
Hal ini karena kemunculan Dajjal merupakan salah satu tanda besar Hari Kiamat. Ia akan datang membawa berbagai fitnah yang sangat dahsyat hingga banyak manusia tertipu dan mengikuti ajakannya. Oleh sebab itu, setiap muslim perlu mengenal siapa Dajjal agar tidak mudah terjerumus oleh tipu dayanya.
يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْفَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ
“Akan mengikuti Dajjal tujuh puluh ribu orang Yahudi dari Asfahan, mereka memakai jubah-jubah.”
(Anas bin Malik RA, Kitab: Shahih Muslim.)
إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ نَبِيٌّ بَعْدَ نُوحٍ إِلَّا قَدْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ الدَّجَّالَ، وَإِنِّي أُنْذِرُكُمُوهُ
“Tidak ada seorang nabi pun setelah Nuh melainkan ia telah memperingatkan kaumnya tentang Dajjal. Dan sungguh aku juga memperingatkan kalian tentangnya.”
(Abu Ubaidah bin Al-Jarrah RA, Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi.)
إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُّدِ الْآخِرِ فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ: مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
“Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai membaca tasyahud akhir, hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara: dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan Al-Masih Ad-Dajjal.”
(Abu Hurairah RA, Kitab: Shahih Muslim; juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad.)
يَمْكُثُ الدَّجَّالُ فِي الْأَرْضِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا، يَوْمٌ كَسَنَةٍ، وَيَوْمٌ كَشَهْرٍ، وَيَوْمٌ كَجُمُعَةٍ، وَسَائِرُ أَيَّامِهِ كَأَيَّامِكُمْ
“Dajjal tinggal di bumi selama empat puluh hari; satu hari seperti satu tahun, satu hari seperti satu bulan, satu hari seperti satu pekan, sedangkan hari-hari selebihnya seperti hari-hari kalian.”
(An-Nawwas bin Sam’an RA, Kitab: Shahih Muslim.)
Hadis-hadis di atas menunjukkan bahwa kemunculan Dajjal adalah suatu kepastian yang telah diberitakan oleh Rasulullah saw. Bahkan, setiap nabi sejak Nabi Nuh telah memperingatkan kaumnya tentang bahaya fitnah Dajjal. Hal ini menunjukkan bahwa fitnah Dajjal bukanlah fitnah biasa, melainkan ujian terbesar yang akan dihadapi manusia menjelang Hari Kiamat.
Dajjal akan datang dengan berbagai tipu daya yang membuat banyak orang tertipu. Sebagian manusia akan mengikutinya karena terpesona oleh apa yang ia tampakkan, bahkan disebutkan bahwa akan ada tujuh puluh ribu orang Yahudi dari Asfahan yang menjadi pengikutnya. Dajjal juga akan tinggal di bumi selama empat puluh hari, dengan panjang hari yang tidak seperti hari-hari biasa. Semua ini menunjukkan betapa besarnya ujian yang akan terjadi pada masa tersebut.
Karena besarnya fitnah Dajjal, Rasulullah saw mengajarkan umatnya untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah, terutama setelah membaca tasyahud akhir dalam setiap salat. Doa ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar Allah melindungi kita dari keburukan Dajjal dan berbagai fitnah lainnya.
Sebagai seorang muslim, kita tidak perlu sibuk menebak kapan Dajjal akan muncul. Yang lebih penting adalah memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, mempelajari ajaran Islam dengan benar, dan selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT. Dengan iman yang kuat, seorang muslim tidak akan mudah tertipu oleh fitnah sebesar apa pun.
Kemunculan Dajjal merupakan salah satu tanda besar Hari Kiamat yang pasti akan terjadi sesuai dengan kabar dari Rasulullah saw. Oleh karena itu, marilah kita menjadikan hadis-hadis ini sebagai pengingat untuk selalu memperbaiki diri, menjaga keimanan, dan mempersiapkan bekal terbaik sebelum datang hari yang telah dijanjikan Allah SWT.