Penaklukan Baitul Maqdis


Tahukah kamu bahwa penaklukan Baitul Maqdis pernah disebut langsung oleh Rasulullah saw sebagai salah satu tanda menjelang Hari Kiamat?

Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa menuju Hari Kiamat tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi Allah telah mengabarkannya melalui Rasul-Nya. Salah satu peristiwa penting tersebut adalah penaklukan Baitul Maqdis, yaitu kota suci yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

Baitul Maqdis berhasil ditaklukkan oleh kaum Muslimin pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu. Peristiwa ini menjadi bukti kebenaran kabar yang telah disampaikan Rasulullah saw jauh sebelumnya. Dengan demikian, penaklukan Baitul Maqdis bukan hanya peristiwa bersejarah, tetapi juga merupakan salah satu tanda kecil Hari Kiamat yang telah menjadi kenyataan.

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه قَالَ: أَتَيْتُ النَّبِيَّ ﷺ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ وَهُوَ فِي قُبَّةٍ مِنْ أَدَمٍ، فَقَالَ:

اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ: مَوْتِي، ثُمَّ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ، ثُمَّ مَوْتَانٌ يَأْخُذُ فِيكُمْ كَقُعَاصِ الْغَنَمِ، ثُمَّ اسْتِفَاضَةُ الْمَالِ حَتَّى يُعْطَى الرَّجُلُ مِائَةً فَلَا يَسْخَطُ، ثُمَّ فِتْنَةٌ لَا يَبْقَى بَيْتٌ مِنَ الْعَرَبِ إِلَّا دَخَلَتْهُ، ثُمَّ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي الْأَصْفَرِ صُلْحٌ فَيَغْدِرُونَ فَيَأْتُونَكُمْ تَحْتَ ثَمَانِينَ غَايَةً، تَحْتَ كُلِّ غَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا.

Dari ‘Auf bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Aku mendatangi Nabi saw ketika perang Tabuk, sedangkan beliau berada di dalam sebuah kubah dari kulit. Lalu beliau bersabda:

“Hitunglah enam perkara menjelang kiamat: wafatku, kemudian penaklukan Baitul Maqdis, kemudian kematian massal yang menimpa kalian seperti penyakit pada kambing, kemudian melimpahnya harta sehingga seseorang diberi seratus lalu ia tidak marah, kemudian fitnah yang tidak tersisa satu rumah pun dari bangsa Arab melainkan memasukinya, kemudian antara kalian dan Bani al-Ashfar ada perjanjian damai lalu mereka berkhianat dan datang kepada kalian dengan delapan puluh panji, di bawah setiap panji ada dua belas ribu.”

(‘Auf bin Malik RA, Kitab: Shahih Al-Bukhari.)

Hadis ini menunjukkan bahwa penaklukan Baitul Maqdis termasuk tanda kecil Hari Kiamat yang telah terjadi. Setelah menyebutkan wafatnya beliau, Rasulullah saw langsung menyebut penaklukan Baitul Maqdis sebagai tanda berikutnya. Hal ini membuktikan bahwa kabar yang disampaikan Rasulullah saw adalah wahyu yang benar. Bagi seorang Muslim, mengetahui bahwa tanda-tanda yang pernah diberitakan telah terjadi seharusnya semakin menguatkan keyakinan bahwa tanda-tanda lainnya pun pasti akan terjadi sesuai dengan kehendak Allah سبحانه وتعالى.