{"id":14,"date":"2026-07-05T07:32:33","date_gmt":"2026-07-05T07:32:33","guid":{"rendered":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/iman-kepada-hari-akhir\/"},"modified":"2026-07-05T15:42:16","modified_gmt":"2026-07-05T15:42:16","slug":"iman-kepada-hari-akhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/iman-kepada-hari-akhir\/","title":{"rendered":"Iman kepada Hari Akhir"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-62\" src=\"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-content\/uploads\/sites\/203\/2026\/07\/download-4-240x300.jpg\" alt=\"\" width=\"240\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-content\/uploads\/sites\/203\/2026\/07\/download-4-240x300.jpg 240w, https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-content\/uploads\/sites\/203\/2026\/07\/download-4.jpg 736w\" sizes=\"auto, (max-width: 240px) 100vw, 240px\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Mengapa kita harus beriman kepada Hari Akhir? Bukankah yang terpenting adalah berbuat baik selama hidup di dunia? Lalu, apa hubungan keyakinan terhadap Hari Akhir dengan kehidupan kita sehari-hari?<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Iman kepada Hari Akhir adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa suatu saat nanti kehidupan di dunia akan berakhir, kemudian seluruh manusia akan dibangkitkan oleh Allah Swt. untuk mempertanggungjawabkan setiap amal yang telah dilakukan. Keimanan ini merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Tanpa keimanan kepada Hari Akhir, seseorang belum sempurna keimanannya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keimanan kepada Hari Akhir bukan sekadar mengetahui bahwa Hari Kiamat pasti akan datang, tetapi juga meyakini seluruh peristiwa yang akan terjadi setelahnya, seperti kebangkitan dari kubur, berkumpul di Padang Mahsyar, perhitungan amal (hisab), penimbangan amal (mizan), hingga balasan berupa surga atau neraka. Semua itu mengajarkan bahwa tidak ada satu pun perbuatan manusia yang luput dari pengetahuan Allah Swt.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Seseorang yang benar-benar beriman kepada Hari Akhir akan berusaha mengisi hidupnya dengan amal saleh. Ia menyadari bahwa kesempatan beribadah dan berbuat baik hanya ada selama hidup di dunia. Ketika Hari Kiamat telah tiba, tidak ada lagi kesempatan untuk bertaubat ataupun menambah amal. Oleh karena itu, Rasulullah saw mengingatkan umatnya agar tidak menunda-nunda berbuat kebaikan.<\/p>\n<p dir=\"rtl\">\u0639\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0628\u0650\u064a \u0647\u064f\u0631\u064e\u064a\u0652\u0631\u064e\u0629\u064e \u0631\u064e\u0636\u0650\u064a\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f \u0639\u064e\u0646\u0652\u0647\u064f\u060c \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e \u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u0650 \ufdfa \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e:<\/p>\n<p dir=\"rtl\" style=\"text-align: center\">\u0628\u064e\u0627\u062f\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0623\u064e\u0639\u0652\u0645\u064e\u0627\u0644\u0650 \u0633\u0650\u062a\u0651\u064b\u0627: \u0637\u064f\u0644\u064f\u0648\u0639\u064e \u0627\u0644\u0634\u0651\u064e\u0645\u0652\u0633\u0650 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0645\u064e\u063a\u0652\u0631\u0650\u0628\u0650\u0647\u064e\u0627\u060c \u0623\u064e\u0648\u0650 \u0627\u0644\u062f\u0651\u064f\u062e\u064e\u0627\u0646\u064e\u060c \u0623\u064e\u0648\u0650 \u0627\u0644\u062f\u0651\u064e\u062c\u0651\u064e\u0627\u0644\u064e\u060c \u0623\u064e\u0648\u0650 \u0627\u0644\u062f\u0651\u064e\u0627\u0628\u0651\u064e\u0629\u064e\u060c \u0623\u064e\u0648\u0652 \u062e\u064e\u0627\u0635\u0651\u064e\u0629\u064e \u0623\u064e\u062d\u064e\u062f\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652\u060c \u0623\u064e\u0648\u0652 \u0623\u064e\u0645\u0652\u0631\u064e \u0627\u0644\u0652\u0639\u064e\u0627\u0645\u0651\u064e\u0629\u0650<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dari Abu Hurairah radhiyallahu &#8216;anhu, Rasulullah saw bersabda:<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: center\"><em>&#8220;Bersegeralah kalian melakukan amal sebelum datang enam perkara: terbitnya matahari dari barat, asap (dukhan), Dajjal, Dabbah, kematian salah seorang di antara kalian, atau datangnya kiamat.&#8221;<\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: left\">(HR. Muslim, dari Abu Hurairah RA.)<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hadis di atas mengajarkan bahwa seorang muslim tidak boleh menunda-nunda untuk berbuat kebaikan. Rasulullah saw mengingatkan bahwa akan datang berbagai peristiwa besar yang menjadi tanda semakin dekatnya Hari Kiamat. Selain itu, setiap manusia juga memiliki &#8220;kiamat kecil&#8221;, yaitu kematian. Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka berakhirlah kesempatan untuk beramal dan memperbaiki diri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena itu, iman kepada Hari Akhir seharusnya tidak hanya menjadi keyakinan di dalam hati, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang beriman akan lebih berhati-hati dalam bertindak, menjaga lisan, menjauhi maksiat, serta berlomba-lomba melakukan amal saleh. Ia sadar bahwa setiap perbuatan, sekecil apa pun, akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Semakin kuat keimanan seseorang kepada Hari Akhir, semakin besar pula semangatnya untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan bekal menuju kehidupan yang kekal. Sebab, kehidupan di dunia hanyalah sementara, sedangkan kehidupan di akhirat adalah tempat kembali yang sesungguhnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa kita harus beriman kepada Hari Akhir? Bukankah yang terpenting adalah berbuat baik selama hidup di dunia? Lalu, apa hubungan keyakinan terhadap Hari Akhir dengan kehidupan kita sehari-hari? Iman kepada Hari Akhir adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa suatu saat nanti kehidupan di dunia akan berakhir, kemudian seluruh manusia akan dibangkitkan oleh Allah Swt. untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":119,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-14","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-3-iman-kepada-hari-akhir"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/users\/119"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14\/revisions\/63"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/hari-kiamat-dwiputra\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}